Menjaga Nyala di Bumi Tamasa: Catatan Bakti Pendamping Desa Tapin 2025

 

Foto Kegiatan Koordinasi Pendamping Desa

RANTAU – Sepanjang tahun 2025, derap langkah pembangunan di 126 desa di Kabupaten Tapin tidak lepas dari peran vital para Tenaga Pendamping Profesional (TPP). Menutup lembaran tahun, tercatat berbagai capaian krusial yang berhasil dikawal oleh para pendamping desa, mulai dari penguatan ekonomi lokal hingga digitalisasi birokrasi desa.

Berikut adalah poin-poin utama perjalanan dedikasi Pendamping Desa Kabupaten Tapin selama setahun terakhir:

1. Penguatan BUM Desa dan Ekonomi Lokal

Di awal tahun 2025, fokus utama tertuju pada revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa). Pendamping desa aktif melakukan pendampingan sertifikasi badan hukum dan transformasi unit usaha.

  • Capaian: Peningkatan status 15 BUM Desa di Tapin menjadi kategori "Maju".
  • Inovasi: Pendampingan pembentukan jejaring pasar produk unggulan desa (cabai Hiyung dan kerajinan UMKM lainnya ) ke pasar digital.

2. Percepatan Penyaluran dan Ketepatan Sasaran Dana Desa

Pendamping desa memastikan proses perencanaan melalui Musyawarah Desa (Musdes) berjalan partisipatif.

  • Fokus: Memastikan alokasi Dana Desa 2025 tepat sasaran pada program ketahanan pangan nabati dan hewani minimal 20%.
  • Hasil: Penyaluran BLT Dana Desa berjalan tanpa kendala signifikan dengan sinkronisasi data kemiskinan ekstrem yang akurat

3. Digitalisasi Desa (Smart Village)

Memasuki pertengahan tahun, Kabupaten Tapin melakukan lompatan besar dalam tata kelola administrasi.

  • Peran Pendamping: Memfasilitasi pelatihan operator desa dalam penggunaan aplikasi Siskeudes Online dan integrasi data profil desa (Prodeskel).
  • Dampak: Pelaporan realisasi anggaran menjadi lebih transparan dan dapat diakses secara real-time oleh pemerintah daerah.

4. Penanganan Stunting dan Peningkatan SDM

Melalui peran KPM (Kader Pembangunan Manusia) yang dibina oleh pendamping desa, angka stunting di Bumi Tamasa menunjukkan tren penurunan.

  • Kegiatan: Pengawalan pemanfaatan Dana Desa untuk pemberian makanan tambahan (PMT) dan pengadaan sarana sanitasi sehat di desa-desa lokus stunting.

5. Mitigasi Bencana dan Lingkungan

Mengingat kondisi geografis Tapin, pendamping desa turut mengawal pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana).

  • Aksi Nyata: Edukasi pencegahan karhutla (kebakaran hutan dan lahan) bagi masyarakat desa di kawasan rawan gambut.

"Tahun 2025 adalah tahun pembuktian bahwa pendamping desa bukan sekadar catatan  administratif, tapi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat desa di Tapin." 

Menyongsong 2026 Memasuki tahun 2026, tantangan akan semakin besar. Pendamping Desa di Kabupaten Tapin berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat sinergi dengan Dinas PMD, dan tetap menjadi sahabat sejati bagi masyarakat desa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Desa Salam Babaris Gelar Musrenbangdes Tahun Anggaran 2026 : Prioritaskan Infrastruktur dan Peningkatan SDM

Penguatan Unit Usaha Komoditas Kambing BUMDesa Mitra Usaha untuk Stabilitas Pangan dan Pendapatan Asli Desa (PADes)