Blog ini merupakan pusat informasi resmi Tim Pendamping Profesional (TPP) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di Kabupaten Tapin.
Fokus Utama
Menyajikan berita terbaru, panduan, dan dokumentasi kegiatan terkait:
Pendampingan Desa, Pengembangan Kapasitas, Regulasi & Kebijakan.
Blog ini bertujuan menjadi referensi utama bagi pendamping, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung kemandirian dan kesejahteraan desa di Tapin.
Progres Pemeringkatan Kabupaten Tapin Per 21 Mei 2026 Dari BUMDesa yang sudah Berbadan Hukum 113 dari 126 BUMDesa yang Terdaftar. sudah di lakukan Pemeringkatan 113 BUMDesa Karna dasar dari yang bisa di nilai dari pemeringkatan adalah BUMDesa yang sudah Berbadan Hukum
Dari Progres Pendaftaran Badan Hukum sisa 13 BUMDesa lagi yangg Proses Pendaftaran dan status Perbaikan Dokumen 11 BUMDesa dan 2 Proses Pemberkasan Untuk Berbadan Hukum dari 126 BUMDesa/Desa yang ada di Kabupaten Tapin. Dalam Pemeringkatan BUMDesa di Kabupaten Tapin sudah dilakukan Proses Pengisian Kuisoner di 7 aspek : Kelembagaan,Mangement,Usaha dan unit Usaha,Kemitraan,Aset dan Permodalan,Administrasi dan akuntabilitas, dan manfaat bagi desa.Untuk proses Penginputan di kalukan Oleh BUMDesa dan Verifikasi di lakukan Oleh TPP (Tenaga Pendamping Propesional) Pendamping Desa PD tingkat Kecamatan dan di lanjutkan Verifikasi tingkat Kabupaten Oleh Dinas PMD dan TAPM lanjut ke tingkat Pusat untuk Memfinalkan hasil pemeringkatan.
RANTAU
– Sepanjang tahun 2025, derap langkah pembangunan di 126 desa di Kabupaten
Tapin tidak lepas dari peran vital para Tenaga Pendamping Profesional (TPP).
Menutup lembaran tahun, tercatat berbagai capaian krusial yang berhasil dikawal
oleh para pendamping desa, mulai dari penguatan ekonomi lokal hingga
digitalisasi birokrasi desa.
Berikut
adalah poin-poin utama perjalanan dedikasi Pendamping Desa Kabupaten Tapin
selama setahun terakhir:
1.
Penguatan BUM Desa dan Ekonomi Lokal
Di
awal tahun 2025, fokus utama tertuju pada revitalisasi Badan Usaha Milik Desa
(BUM Desa). Pendamping desa aktif melakukan pendampingan sertifikasi badan
hukum dan transformasi unit usaha.
Capaian:
Peningkatan status 15 BUM Desa di Tapin menjadi kategori "Maju".
Inovasi:
Pendampingan pembentukan jejaring pasar produk unggulan desa (cabai Hiyung
dan kerajinan UMKM lainnya ) ke pasar digital.
2.
Percepatan Penyaluran dan Ketepatan Sasaran Dana Desa
Pendamping
desa memastikan proses perencanaan melalui Musyawarah Desa (Musdes) berjalan
partisipatif.
Fokus:
Memastikan alokasi Dana Desa 2025 tepat sasaran pada program ketahanan
pangan nabati dan hewani minimal 20%.
Hasil:
Penyaluran BLT Dana Desa berjalan tanpa kendala signifikan dengan
sinkronisasi data kemiskinan ekstrem yang akurat
3.
Digitalisasi Desa (Smart Village)
Memasuki
pertengahan tahun, Kabupaten Tapin melakukan lompatan besar dalam tata kelola
administrasi.
Peran Pendamping:
Memfasilitasi pelatihan operator desa dalam penggunaan aplikasi Siskeudes
Online dan integrasi data profil desa (Prodeskel).
Dampak:
Pelaporan realisasi anggaran menjadi lebih transparan dan dapat diakses
secara real-time oleh pemerintah daerah.
4.
Penanganan Stunting dan Peningkatan SDM
Melalui
peran KPM (Kader Pembangunan Manusia) yang dibina oleh pendamping desa, angka
stunting di Bumi Tamasa menunjukkan tren penurunan.
Kegiatan:
Pengawalan pemanfaatan Dana Desa untuk pemberian makanan tambahan (PMT)
dan pengadaan sarana sanitasi sehat di desa-desa lokus stunting.
5.
Mitigasi Bencana dan Lingkungan
Mengingat
kondisi geografis Tapin, pendamping desa turut mengawal pembentukan Desa
Tangguh Bencana (Destana).
Aksi Nyata:
Edukasi pencegahan karhutla (kebakaran hutan dan lahan) bagi masyarakat
desa di kawasan rawan gambut.
"Tahun
2025 adalah tahun pembuktian bahwa pendamping desa bukan sekadar catatan administratif,
tapi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat desa di Tapin."
Menyongsong 2026 Memasuki tahun 2026,
tantangan akan semakin besar. Pendamping Desa di Kabupaten Tapin berkomitmen
untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat sinergi dengan Dinas PMD,
dan tetap menjadi sahabat sejati bagi masyarakat desa.
Penguatan
Unit Usaha Komoditas Kambing BUMDesa Mitra Usaha untuk Stabilitas Pangan dan
Pendapatan Asli Desa (PADes)
Suato Lama, 5 November 2025 – Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) MITRA USAHA Desa Suato
Lama, Kecamatan Salam Babaris, Kabupaten Tapin, menunjukkan komitmen kuat dalam
mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi lokal. Melalui unit
usaha peternakan kambing, BUMDesa ini berhasil memposisikan diri sebagai pilar
strategis dalam menstabilkan ketersediaan protein hewani sekaligus mendongkrak
Pendapatan Asli Desa (PADes).
Investasi
dan Peningkatan Kapasitas
Kepala Desa Suato Lama, Bapak Mukani,
menyatakan bahwa penguatan unit usaha kambing ini adalah bagian dari visi
jangka panjang desa untuk kemandirian ekonomi. "Pada tahun anggaran 2025
ini, kami fokus pada peningkatan kapasitas kandang dan pengadaan
bibit unggul," ujarnya saat ditemui di lokasi peternakan.
Dana yang dialokasikan BUMDesa,
sebagian besar diserap untuk pembangunan sarana dan prasarana penunjang,
termasuk sistem pengolahan pakan fermentasi yang memanfaatkan potensi limbah
pertanian lokal. Langkah ini tidak hanya menekan biaya operasional, tetapi juga
mendukung praktik peternakan yang berkelanjutan.
Kontribusi
Nyata terhadap Ketahanan Pangan
Unit usaha kambing BUMDesa MITRA
USAHA kini menjadi pemasok utama daging kambing untuk kebutuhan hajatan,
akikah, dan kebutuhan konsumsi harian masyarakat Desa Suato Lama dan desa-desa
sekitarnya.
"Dengan adanya BUMDesa, kami
tidak perlu lagi kesulitan mencari daging kambing ke luar kecamatan.
Kualitasnya terjamin, dan harganya lebih stabil, terutama menjelang hari-hari
besar," kata Ibu Rusmini salah satu anggota Masyarakat Desa Suato lama.
Stabilitas pasokan ini sangat
krusial dalam menjaga stabilitas pangan lokal, menjamin akses masyarakat
terhadap sumber protein hewani yang terjangkau dan berkualitas.
Mendongkrak
Pendapatan Asli Desa
Tidak hanya berdampak pada pangan,
unit usaha ini juga menunjukkan performa gemilang dalam aspek finansial.
Berdasarkan laporan kinerja semester pertama 2025, Unit UsahaTernak Kambing BUMDesa MITRA USAHA diproyeksikan
memberikan kontribusi laba bersih dari total PADes yang ditargetkan.
Ketua BUMDesa MITRA USAHA, Bapak M.
Irfai, menjelaskan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari manajemen yang
profesional dan dukungan penuh dari masyarakat. "Kami menerapkan sistem
bagi hasil yang adil dan terbuka. Selain itu, kami juga memberdayakan pemuda
desa sebagai tenaga ahli pakan dan kesehatan ternak, menciptakan lapangan
kerja baru di desa," tegasnya.
Proyeksi
Masa Depan
Ke depan, BUMDesa MITRA USAHA berencana
mengembangkan produk turunan, seperti pupuk organik dari kotoran kambing, serta
membuka agrowisata peternakan kambing edukatif. Inisiatif ini diharapkan
semakin memperkuat peran BUMDesa sebagai motor penggerak ekonomi, stabilitas
pangan, dan kesejahteraan masyarakat Desa Suato Lama.
Salam
Babaris, [Kamis,02/10/2025] – Pemerintah Desa Salam Babaris, Kecamatan Salam
Babaris, Kabupaten Tapin, sukses menyelenggarakan Musyawarah Rencana
Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa
(RKPDes) Tahun Anggaran 2026. Acara yang digelar di Balai Desa Salam Babaris ini dihadiri oleh
Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan Pemerintah Kecamatan,
tokoh masyarakat, perwakilan kelompok perempuan, tokoh pemuda, serta seluruh
perangkat desa.
Musrenbangdes
ini merupakan tahapan krusial dalam mekanisme perencanaan pembangunan daerah
yang bersifat partisipatif, memastikan bahwa setiap usulan dan kebutuhan
masyarakat dapat terakomodasi dalam program kerja tahunan.
Dalam
sambutannya, Kepala Desa Salam Babaris, Ibu Hj. Mahdalina, S.Pd, MM menekankan
pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat.
"Musrenbangdes ini adalah wujud nyata demokrasi anggaran di tingkat desa.
Semua usulan yang masuk telah melalui proses musyawarah di tingkat dusun dan
sekarang kita sepakati bersama prioritas utamanya untuk kemajuan Desa Salam
Babaris di tahun 2026," ujarnya.
Fokus
Utama Pembangunan 2026
Berdasarkan
hasil pembahasan dan kesepakatan yang intensif, Musrenbangdes Desa Salam
Babaris menetapkan tiga fokus utama
pembangunan yang akan diusulkan dan dilaksanakan, yaitu:
Penguatan
Infrastruktur Dasar: Prioritas diberikan pada perbaikan dan pembangunan jalan
lingkungan yang rusak, normalisasi serta pembangunan drainase/saluran air untuk
mengatasi masalah banjir, dan peningkatan akses air bersih.
Peningkatan
Sumber Daya Manusia (SDM): Diusulkan program pelatihan keterampilan bagi pemuda
dan ibu-ibu rumah tangga, penguatan kapasitas kelompok tani/nelayan, serta peningkatan
sarana dan prasarana pendidikan usia dini (PAUD).
Pengembangan
Ekonomi Lokal: Program yang disepakati meliputi dukungan modal usaha bagi
BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) dan pengembangan potensi pertanian/perkebunan
lokal melalui penyediaan bibit unggul atau alat pertanian.
Penetapan Delegasi Desa
Di akhir musyawarah,
peserta juga menyepakati dan menetapkan delegasi desa yang akan membawa dan
memperjuangkan usulan-usulan prioritas ini ke forum Musrenbang di tingkat
Kecamatan. Diharapkan, dengan penetapan prioritas yang matang, usulan Desa
Salam Babaris dapat diakomodir dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)
Kabupaten Tapin Tahun Anggaran 2026.
Acara
ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Musrenbangdes Tahun Anggaran 2026,
sebagai tanda kesepakatan bersama yang sah antara Pemerintah Desa dan BPD,
disaksikan oleh perwakilan dari Kecamatan dan unsur masyarakat lainnya.